Perbedaannya CFS dengan ICD, CY, dan Bonded Warehouse

Perbedaannya CFS dengan ICD, CY, dan Bonded Warehouse

Pelatihan Kepabeanan – Container Freight Station (CFS) adalah gudang khusus yang berfungsi untuk konsolidasi dan dekonsolidasi kargo milik berbagai importir atau eksportir. Konsep ini berasal dari India dan sekarang telah digunakan secara luas di seluruh dunia. CFS memfasilitasi proses logistik yang lancar dengan memindahkan kargo yang termasuk dalam kelompok yang sama bersama-sama.

 

Fungsi CFS

CFS memiliki beberapa fungsi penting dalam proses logistik, antara lain

Memuat dan membongkar kontainer.

Menerima pengiriman (di asal) dan mengirimkannya (di tujuan).

Menimbang berat konsinyasi dan memeriksa kontainer.

Menyediakan penyimpanan sementara kontainer kosong.

Melacak pengiriman dengan memiliki catatan yang lengkap tentang nama importir, eksportir, agen bea cukai, dan pihak lain yang relevan.

Merumuskan rencana muatan kontainer, yaitu dokumen dengan petunjuk rinci tentang cara pengiriman harus dimuat ke kapal.

Konsolidasi dan dekonsolidasi kargo.

Memasukkan, menutup rapat, dan memberikan tanda dan segel tertentu pada kontainer untuk tujuan identifikasi.

Mengatur dan mengatur ulang kontainer kosong dari halaman kontainer.

Mengawasi transportasi kontainer yang terisi ke pelabuhan atau terminal yang sesuai.

Secara teratur memastikan pemeliharaan, perawatan, dan pelayanan tepat waktu dari kontainer.

 

Perbedaan CFS, ICD, CY, dan Bonded Warehouse

Berikut adalah perbedaan dari CFS dengan ICD, CY dan Bonded Warehouse

 

1. Inland Container Depot (ICD)

Inland Container Depot (ICD) adalah fasilitas penyimpanan kontainer yang terletak di pedalaman, jauh dari pelabuhan utama. Perusahaan pengiriman menggunakan ICD untuk menyimpan dan memindahkan kontainer pengiriman sebelum dan setelah mengangkutnya ke pelabuhan. ICD membantu mengurangi stres dan kemacetan di pelabuhan dimana ruang penyimpanan terbatas. Selain menjadi fasilitas penyimpanan, ICD juga dapat menyediakan layanan bea cukai ekspor dan impor. Semua layanan yang disediakan di pelabuhan, juga dapat diperoleh di ICD yang terletak jauh dari pelabuhan. ICD juga berfungsi sebagai fasilitas perbaikan dan perawatan untuk kontainer dan peralatan bergerak lainnya.

 

2. Container Yard (CY)

Container Yard (CY) adalah ruang luas yang digunakan untuk menampung kontainer sebelum dikemas dengan konsinyasi dan dikirim ke pelabuhan. Tujuan memiliki CY adalah untuk tidak menggunakan terlalu banyak ruang berharga di pelabuhan dan menciptakan ruang terpisah untuk penyimpanan dan pemeliharaan mereka. Dalam kebanyakan kasus, CY terletak dekat terminal atau pelabuhan kering. CY juga melakukan operasi crane untuk memindahkan kontainer dalam fasilitas penyimpanan.

 

3. Bonded Warehouse

Bonded Warehouse adalah situs yang digunakan untuk penyimpanan dan pengolahan barang yang diimpor ke pasar baru. Barang yang disimpan di Bonded Warehouse tidak dikenakan bea cukai. Pada saat barang dikirim ke tujuan berikutnya, bea cukai yang berlaku menjadi harus dibayar. Bonded Warehouse dapat dimiliki oleh pemerintah atau oleh perusahaan swasta. Sistem ini banyak digunakan di negara-negara maju di seluruh dunia.

Baca juga Memahami Lebih Dalam Tentang Container Freight Station (CFS)

4. Container Freight Station (CFS)

Container Freight Station (CFS) adalah gudang khusus untuk konsolidasi dan dekonsolidasi kargo milik berbagai importir atau eksportir. Di CFS, barang biasanya milik sejumlah pelanggan yang berbeda, dan pengiriman sering dilakukan melalui pengiriman LCL. CFS memfasilitasi proses logistik yang lancar untuk memindahkan kargo yang termasuk dalam kelompok yang sama bersama-sama.

Meskipun CFS, ICD, CY, dan Bonded Warehouse memiliki persamaan sebagai fasilitas penanganan dan penyimpanan kontainer yang mendukung kegiatan impor dan ekspor barang, mereka memiliki perbedaan dalam hal lokasi, fungsi, dan regulasi. Memahami perbedaan ini penting untuk memilih fasilitas yang paling sesuai dengan kebutuhan logistik suatu perusahaan.

Tags: No tags

Comments are closed.