Apa Itu Thrifting Berikut Manfaat dan Tips Membelinya

Apa Itu Thrifting? Berikut Manfaat dan Tips Membelinya

Pelatihan Bea Cukai – Thrifting adalah kegiatan membeli produk bekas namun berkualitas dan layak pakai. Istilah ini berasal dari kata “thrift” dalam bahasa Inggris yang berarti ‘hemat’. Meski pada dasarnya thrifting berarti membeli barang-barang bekas, namun bukan berarti kualitas barang yang dijual sudah tidak bagus. Barang-barang yang dijual dalam thrift harus dalam kondisi dan kualitas yang baik.

Di Indonesia, kegiatan thrifting lebih akrab disebut sebagai awul-awul dan telah ada sejak lama. Namun, saat ini thrifting kembali menjadi tren akibat kemudahan akses internet yang mendorong perkembangan penjualan barang bekas berbasis online. Beberapa barang yang biasa dijual di thrift, yakni pakaian, tas, jam tangan, sepatu, buku, perhiasan, hingga alat-alat rumah tangga.

Thrifting juga menjadi salah satu kegiatan yang populer belakangan ini, banyak pelaku bisnis yang berlomba-lomba untuk membuka usaha jenis ini.

 

Manfaat Thrifting

Thrifting, atau yang dikenal dengan belanja barang bekas, kini menjadi tren di masyarakat. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari thrifting:

 

1. Mendapatkan Harga Murah dengan Kualitas Bagus

Salah satu manfaat utama thrifting adalah Anda bisa mendapatkan barang dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga aslinya. Meski barang tersebut bekas, namun kualitasnya tetap terjaga dengan baik. Ini tentu menjadi solusi bagi Anda yang ingin berhemat namun tetap ingin tampil stylish.

 

2. Kesempatan untuk Mencoba Berbagai Gaya dan Warna

Dengan thrifting, Anda memiliki kesempatan untuk mencoba berbagai gaya dan warna tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Anda bisa menemukan berbagai jenis pakaian, dari vintage hingga modern, dari warna-warna netral hingga warna-warna cerah.

 

3. Bisa Menemukan Pakaian Langka dan Unik

Thrifting juga memberikan Anda kesempatan untuk menemukan pakaian yang langka dan unik. Banyak toko barang bekas yang menjual pakaian dari berbagai era, mulai dari era 80-an, 90-an, hingga era modern. Anda bisa menemukan pakaian yang tidak akan Anda temukan di toko-toko pakaian biasa.

 

4. Belanja Sekaligus Donasi

Belanja di toko barang bekas juga berarti Anda telah berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan. Dengan membeli barang bekas, Anda telah membantu mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan oleh produksi barang baru. Selain itu, beberapa toko barang bekas juga memberikan sebagian dari keuntungannya untuk disumbangkan ke berbagai organisasi sosial.

 

Tips Berbelanja Baju Bekas atau Thrifting

Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat berbelanja baju bekas atau thrifting:

 

1. Harus Sabar dan Teliti

Berbelanja baju bekas membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Anda mungkin harus melihat satu per satu item yang ada di toko untuk menemukan barang yang Anda inginkan.

 

2. Tentukan Jenis Baju yang Ingin diBeli

Sebelum berbelanja, tentukan terlebih dahulu jenis baju yang ingin Anda beli. Dengan begitu, Anda bisa lebih fokus saat berbelanja dan tidak mudah tergoda dengan barang lain.

 

3. Segera Cuci Baju Setelah Membeli

Setelah membeli baju bekas, segera cuci baju tersebut. Hal ini penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan Anda.

 

4. Riset Tempat

Lakukan riset terlebih dahulu tentang tempat-tempat yang menjual baju bekas berkualitas. Anda bisa mencari informasi tersebut di internet atau bertanya kepada teman.

 

5. Double Check Kualitas Baju

Sebelum membeli, periksa kembali kualitas baju tersebut. Pastikan tidak ada kerusakan atau noda yang tidak bisa dihilangkan.

 

6. Tawar Harga Baju

Jangan ragu untuk menawar harga baju. Biasanya, penjual baju bekas bersedia memberikan harga yang lebih murah jika Anda bisa bernegosiasi dengan baik.

 

7. Memilih Baju yang Nyaman

Pilihlah baju yang nyaman untuk Anda kenakan. Meski baju tersebut terlihat bagus, tetapi jika tidak nyaman, Anda mungkin tidak akan memakainya.

 

8. Cobalah Online Thrifting

Jika Anda tidak memiliki waktu untuk pergi ke toko fisik, Anda bisa mencoba online thrifting. Saat ini, banyak toko online yang menjual baju bekas berkualitas.

Baca juga Definisi, Fungsi, dan Dasar Hukum Pemberitahuan Impor Barang (PIB)

9. Belanja di Siang Hari

Belanja di siang hari bisa membantu Anda melihat kondisi baju dengan lebih jelas dibandingkan belanja di malam hari.

 

10. Jangan Terpaku pada Brand

Jangan hanya fokus pada brand saat berbelanja baju bekas. Yang terpenting adalah kualitas dan kenyamanan baju tersebut, bukan merknya.

Dengan mempertimbangkan beberapa tips di atas, pastinya berbelanja baju bekas atau Thrifting bisa lebih mudah dan aman.

Tags: No tags

Comments are closed.